Posts

Documentary Production | Storytelling Terms

Image
“Documentary filmmaking requires you to find out about and understand many radically different areas of human knowledge and experience.” - Jerry Rothwell.   Storytelling in Documentary – Bagaimana membangun sebuah cerita? Dokumenter itu seperti sebuah essai, karena meneliti sebuah topik/cerita yang terjadi dalam fenomena sosial.   Dalam film dokumenter, yang berat itu tahap pengembangan ide nya: harus kuat dalam riset , jenis , teknis . Kalau sudah dikonsepkan, shootingnya tidak ada rules ( let it flow ), hanya membawa 3 lensa; wide, tele, normal (bahkan terkadang tele tidak diperlukan karena bisa dilakukan dengan lensa normal). Tahap Development Menentukan & mengembangkan ide . Disesuaikan dengan timing . Relevansi nya bertahan lama. Menentukan jenis & bentuk . Elemen Pembentuk Naratif Kausalitas. Ruang & Waktu. Karena ada naratif, maka film dokumenter juga memiliki: 3 Act Structure Beginning /opening: eksposisi. Middle : hambatan. Ending : solus...

Documentary Production | What is a Documentary?

Image
Mulailah dengan sesuatu yang dekat & punya gairah ( passion ).   Dokumenter Menurut Para Tokoh Wilma De Jong : dokumenter adalah merekam dan merepresentasikan potongan-potongan realitas untuk mengungkap pengalaman/kenyataan/realita. John Pilger : documenter menceritakan kepada orang banyak mengenai hal-hal yang mereka tidak ingin tahu. Ohad Landesman : dokumenter adalah eksplorasi ruang antara cerita dan fakta. Jane Roscoe & Craig Hight : dokumenter mempunyai tempat istimewa di masyarakat. David Bordwell : dapat menyampaikan informasi tanpa peristiwa fotografis (misalnya melalui grafik, peta, iklan visual, dan animasi). Elemen Utama Dokumenter Berdasarkan fakta : terdapat riset yang dilakukan terlebih dahulu. Menggunakan kaidah perfilman : memiliki audio visual yang sinematik serta memperhatikan form (naratif) & style (sinematografi & artistik). Filmmaker might stage certain events for the camera to record. Berbeda dengan film fiksi, film...

Corporate Video Production | Production Stages

Image
Pra-Produksi Tahap pra-produksi dimulai setelah creative brief selesai. Final draft release = approval creative brief   Tahapan Pra-Produksi: menyiapkan administrasi dokumen. menentukan production house. Dokumen : Memorandum of Understanding (MOU). Surat kontrak/surat kerjasama. Document release ( cast, property, music, footage ). Perencanaan biaya produksi ( budgeting ). Isi Kontrak : Definisi pihak (nama, alamat, no tlp, kontak). Penjelasan (badan hukum, lokasi, kewajiban, tanggung jawab, dll). Visi kontrak ( Objek perjanjian, melakukan/membuat video corvid, durasi, spesifikasi, berapa lama tayang, dll). Penyelesaian perselisihan (musyawarah untuk mufakat, kekeluargaan). Produksi Produksi video dimulai setelah selesai menyusun administrasi.   Yang perlu diperhatikan pada saat melakukan sesi interview: Lighting Estetika background/setting -> mengamankan/membuat background. Posisi subjek/posisi duduk -> memiliki head...

Corporate Video Production - Creative Concept

Image
3 aspek konsep: Ide kreatif . Presentasi (pitching): segala ide kreatif harus di presentasikan. Isu plagiarisme : ide yang telah dipresentasikan bisa terkena plagiasi, salah satu cara mencegahnya: kirim via pos ke diri sendiri.           + Kritik Klien : karena orang yang paling tahu tentang produk = yang punya produk. Pendekatan terhadap klien: Fokus pada kemampuan, achievement, kreatif. Analisis client brief Diskusi Timely , more fast, creative Responsive Details : sesuai/relevan, spesifik, didesain yg menarik (Sumber: goldrabbit.co.uk) Client Brief Brand Product knowledge Key consumer benefit Brand character Diferensiasi Segmentasi Targeting Positioning Competitor Mandatory Requirements material *Tanya sedetail mungkin dan jangan tersinggung jika klien marah karena tujuannya hanya untuk mengkonfirmasi agar tidak ada kesalahan.  Jika ingin berargumen dengan permintaan klien, gunakan ...

Corporate Video Production | Job Description

Image
>> Corporate Video tidak memiliki workflow yang spesifik, tetapi meminjam  workflow TVC. Pihak-Pihak yang Terlibat Dalam Pembuatan Corporate Video: Client : pihak yang memiliki kebutuhan yaitu untuk dibuatkan video (pasien). Agency : p ihak yang memikirkan konsep secara kreatif (dokter)* Production House (PH) : pihak yang menginterpretasi ide/konsep kreatif yang telah dibangun oleh agency. CORPORATE VIDEO WORKFLOW (Sumber: Petrus Damiami Sitepu) *Agency selalu berpikir one step ahead : bagaimana menciptakan sesuatu yang baru sebagai brand image , contoh: isu/tren climate change di 2020 sudah tidak relevan, yang relevan itu climate adaptation yaitu bagaimana masyarakat global beradaptasi dengan fenomena iklim yang sudah berubah menjadi semakin kacau sambil tetap mencegahnya bertambah parah, contoh lain: konsep futuristik -> agency membayangkan Indonesia 2030 seperti apa?, iklan saat ini sudah tidak terbatas geografis -> di dubbing/translate ke berbagai bahasa, dll....